Chelsea Terpuruk Soal Isu Pemecatan Dirinya

Chelsea Terpuruk Soal Isu Pemecatan Dirinya – Tekanan di pundak Frank Lampard semakin berat, kini usai rentetan hasil buruk tentang Chelsea di Premier League, isu pemecatannya pun makin kuat, dia dianggap belum layak menangani The Blues. Masalah di hari Minggu kemarin, Chelsea babak belur dihajar sama Manchester City di Stamford Bridge. Skor 1-3 tidak cukup untuk menjelaskan bagaimana Chelsea kebinggungan sepanjang pertandingan. The Blues pun hanya bisa mengambil satu kemenangan pada tujuh pertandingan terakhir di Premier League. Sekarang mereka merosot ke peringkat ke-8 penentuan sementara, tertinggal jauh dari papan atas.

Jelas hasil buruk ini memanaskan isu pemecatan Frank Lampard. Dia memang legenda sebagai pemain yang lama, tapi bukan berarti posisinya pasti aman. Wajar saja jika isu pemecatan Lampard semakin kuat. Chelsea dipimpin Roman Abramovich yang hobby memecat pelatih begitu kondisi tidak lagi baik di matanya. Meski begitu, Lampard menolak menjawab spekulasi tersebut. “Saya tidak akan angkat bicara mewakili orang-orang di atas saya atau para dewan pengurus BEGITU kata Lampard di halaman resmi Chelsea.
“Saya pun tidak bisa menjawab persoalan kontrak saya, kecepetan tentang berita buruk kami dan hasil-hasil yang sulit diterima ini. Saya hanya bicara sebagai manajer klub.” Saya tidak khawatir soal tentang isu pemecatan.

Saya hanya bicara pada tim setelah pertandingan bahwa saya sudah menduga bakal ada periode sulit, saya tahu tidak akan mudah. Lebih lanjut, Frank Lampard pun merasa bahwa situasinya pun sudah semakin sulit sejak musim lalu sampai sekarang belum banyak perubahan. Hanya saat ini posisinya lebih disorot karena sudah musim kedua menangani Chelsea, juga karena sudah mendapatkan tambahan pemain baru. “Sebulan yang lalu, orang-orang bicara soal kapan saya akan mendapatkan sebuah kontrak baru. Tekanan itu selalu adakarena tugas saya adalah terus bekerja keras dan membangkitkan para pemain kata Lampard. “Saya pun melewati periode sulit tahun lalu, mungkin saat itu ada beberapa keadaan yang meringankan saya jadi orang-orang tidak memandangnya sama.” “Tapi saat itu jelas kami melaju rapi di bulan November dan kalah tiga laga kandang di Desember.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*