Inter Milan Unggul Dua Kali tetapi Gagal Menang

Inter Milan Unggul Dua Kali tetapi Gagal Menang – Simone Inzaghi pelatih Inter Milan, mengungkapkan kekecewaannya pada I Nerazzurri yang sempat unggul dua kali, tetapi gagal menang atas Sampdoria. Sampdoria menjamu Inter Milan dalam Hari pertandingan ketiga Liga Italia musim 2021-2022 pada hari Minggu tanggal 12 Sept 2021. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Luigi Ferraris itu berakhir dengan skor 2-2. Pada pertandingan ini, Inter Milan sempat unggul dua kali atas Sampdoria. Akan tetapi, bermain di hadapan para pendukungnya sendiri membuat Sampdoria tampil ngotot untuk mengejar ketertinggalan gol.

Inter Milan membuka keran gol melalui tendangan bebas Federico Dimarco pada menit ke-18. Federico Dimarco mengeksekusi tendangan bebas dengan kaki kirinya ke arah pojok kanan atas gawang Sampdoria. Sampdoria baru bisa mencetak gol pada menit ke-33 melalui lesakan Maya Yoshida. Tendangan voli Yoshida dengan kaki kirinya membentur kaki Edin Dzeko dan bola mengarah ke kanan bawah gawang Inter. Lautaro Martinez berhasil membawa Inter Milan kembali unggul pada menit ke-44. Akan tetapi, di awal babak kedua, tim tuan rumah mampu menyamakan kedudukan lewat Tommaso Augello.

Sisa waktu babak kedua tidak mampu dimanfaatkan kedua tim untuk mencetak gol. Akibat dari hasil imbang tersebut, Inter Milan bercokol di peringkat keempat penentuan sementara Serie A dengan torehan 7 poin dari tiga pertandingan. Sementara itu, Sampdoria berada di posisi ke-15 dengan mengoleksi dua poin dari tiga pertandingan. Simone Inzaghi pelatih Inter Milan, mengaku kecewa dengan performa anak asuhnya. Menurut Simone Inzaghi, Inter Milan yang mampu unggul dua kali atas Sampdoria seharusnya bisa memenangi pertandingan tersebut.

“Ada penyesalan karena ini adalah pertandingan yang seharusnya bisa kami menangi. Tim seperti kami memimpin dua kali, kemudian membuat kesalahan dengan Ivan Perisic, Hakan Calhanoglu, dan peluang mudah lainnya,” kata Inzaghi seperti dilansir BolaSport.com dari Sky Sport Italia. “Kami kebobolan dua gol, satu adalah gol bunuh diri yang mengenai kaki Edin Dzeko, yang lain adalah gol kelas dunia dari Tommaso Augello, tetapi kami seharusnya bisa menang.”

“Kami menghadapi tim bagus yang terorganisir dengan baik, tetapi ada penyesalan lain bahwa Sensi mengalami cedera dan kami menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.” “Kami perlu menganalisis apa yang terjadi karena tim seperti kami yang unggul dua kali seharusnya menang.” “Kami harus menemukan kekuatan tim ini dan mengembalikan kebugaran pemain yang tidak mudah dengan jadwal yang padat,” tutur Simone Inzaghi melanjutkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*