Tak Perlu Pemain Liverpool, Inggris Hancurkan Tim Terburuk di Dunia

Tak Perlu Pemain Liverpool, Inggris Hancurkan Tim Terburuk di Dunia – Timnas Inggris tak perlu pemain Liverpool untuk menghancurkan tim terburuk di dunia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup I. Timnas Inggris menjamu tim terburuk di peringkat dunia FIFA, San Marino, dalam ajang kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup I di Stadion Wembley, Kamis (25/3/2021) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. Hasilnya, mereka menggila sang lawan dengan skor telak 5-0. Inggris tampil menggila dan tanpa ampun pada pertandingan kali ini karena melepaskan 31 tembakan dengan 15 di antaranya mengarah ke gawang San Marino. Tak hanya itu, Inggris sukses mendapatkan penguasaan bola mencapai 81 persen selama pertandingan berlangsung. Sementara itu, San Marino hanya mampu melepaskan satu tembakan melawan Inggris yang tak diperkuat oleh satu pun pemain dari Liverpool kali ini.

Jalannya Pertandingan

Inggris menguasai secara penuh jalannya pertandingan melawan San Marino sejak babak pertama dimulai. Pertandingan baru berjalan 13 menit, Inggris sudah melepaskan 5 tembakan ke arah gawang San Marino. Menit ke-14, Inggris sudah memimpin atas San Marino lewat gol dari James Ward-Prowse. Menerima umpan silang dari Ben Chilwell, Ward-Prowse menyudahinya dengan mensontek bola dengan kaki kiri ke pojok kiri bawah gawang San Marino. Tujuh menit berselang, Dominic Calvert-Lewin membawa Inggris unggul 2-0 atas San Marino lewat golnya. Memanfaatkan umpan dari Reece James, Calvert-Lewin memperdaya kiper Elia Benedettini dengan sundulan kepala. Inggris unggul 2-0 atas San Marino pada menit ke-21.

Inggris kembali menjauh dengan skor 3-0 usai Raheem Sterling mencetak gol pada menit ke-31. Memanfaatkan blunder pemain belakang San Marino, Dante Rossi, Mason Mount mengirimkan umpan ke Sterling yang berada di sisi kiri penyerangan Inggris. Sterling melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti dan mengecoh Rossi untuk melepaskan sepakan ke sisi kanan gawang Benedettini. Kiper San Marino, Benedettini, sempat melakukan penyelematan gemilang pada menit ke-43. Sterling melakukan aksi individu dengan masuk ke dalam kotak penalti San Marino seorang diri dan mengirimkan umpan silang ke sisi kiri.

Jesse Lingard yang tak terjaga melepaskan sepakan kaki kanan menyusur tanah tepat ke tengah gawang San Marino. Beruntung bagi San Marino, Benedettini mampu menjangkau bola dan menggagalkan peluang Lingard. Inggris tidak memberikan kesempatan sama sekali kepada San Marino untuk melepaskan sebiji tembakan pun ke gawang mereka. Hingga peluit tanda turun minum berbunyi, skor 3-0 untuk keunggulan Inggris atas San Marino. Usai turun minum, pelatih Inggris, Gareth Southgate, langsung membuat empat pergantian untuk mengistirahatkan pemainnya. Southgate memasukkan Phil Foden, Kieran Trippier, Tyrone Mings, dan Jude Bellingham untuk masing-masing menggantikan Raheem Sterling, Reece James, John Stones, dan Mason Mount.

Inggris menambah keunggulan mereka dalam pertandingan kali ini pada menit ke-53. Calvert-Lewin sukses mencetak brace usai memanfaatkan umpan dari Lingard. Dengan tenang, Calvert-Lewin hanya perlu membelokkan umpan silang dari Lingard dan memperdaya Benedettini. Skor berubah menjadi 4-0.’ Inggris butuh waktu 30 menit untuk menambah jumlah pundi-pundi gol mereka pada laga kali ini. Menerima umpan dari Phil Foden, debutan Ollie Watkins melepaskan sepakan kaki kanan dari dalam kotak penalti yang mengarah ke pojok kanan gawang San Marino. Hingga peluit panjang berbunyi, Inggris tak menambah jumlah golnya dalam pertandingan kali ini. Dengan demikian, Inggris berhasil menang dengan skor telak 5-0 atas San Marino.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*