Alasan Valentino Rossi Bangga Finis Ke-10 pada Balapan Terakhir

Alasan Valentino Rossi Bangga Finis Ke-10 pada Balapan Terakhir – Valentino Rossi tak mempermasalahkan mendapatkan finis ke-10 sebelum menjadi pensiunan pembalap MotoGP. Hasil finis ke-10 didapatkan Valentino Rossi pada balapan terakhir bertajuk MotoGP Valencia 2021 di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol, hari Minggu tanggal 14 Nov 2021. Setelah balapan yang berlangsung di Valencia tersebut, Valentino Rossi tidak lagi menjadi pembalap MotoGP. Pada hari Senin tanggal 15 Nov 2021, sosok berjulukan The Doctor itu resmi menyandang status mantan pembalap MotoGP setelah 26 tahun berkarier.

Rossi pensiun dengan menempati peringkat ke-18 pada penentuan akhir MotoGP 2021. “Itu adalah akhir minggu yang sangat istimewa,” kata Rossi dalam wawancara terakhir sebagai pembalap MotoGP, hari Minggu tanggal 14 Nov 2021. “Saya tidak mengira akan menjadi begini. Saya sedikit khawatir tentang akhir minggu terakhir dalam karier saya karena Anda tahu selalu memikirkan momen ini untuk waktu yang lama.” “Anda tidak tahu bagaimana perasaan Anda, semisal apakah Anda bisa berkonsentrasi pada balapan dan apakah jika Anda dilanda kesedihan,” ucap Rossi menambahkan, dikutip BolaSport.com dari Motorsport.

Berbagai acara seremonial didapatkan Rossi jelang pensiun pada MotoGP Valencia. “Itu adalah akhir minggu yang hebat sejak Kamis,” ucap pembalap Italia itu. “Saya menerima banyak kejutan, dari mulai dipamerkannya motor yang saya bawa untuk menjadi juara dunia dan pembalap (Akademi VR46) menggunakan helm saya.” “Itu sangat emosional. Juga dukungan besar dan rasa hormat yang besar dari semua orang di padang rumput serta semua pembalap MotoGP,” tambahnya. Rossi mampu membalap dengan baik pada MotoGP Valencia. Dia mulai dari urutan ke-10 dan menyelesaikan balapan dengan finis di urutan ke-10.

Pembalap 42 tahun itu mengungkapkan alasan bangga bisa merebut finis di 10 besar pada balapan terakhir. “Terutama di akhir minggu yang hebat kemarin, saya membalap dengan baik dan kini di balapan saya bisa masuk 10 besar,” tutur Rossi. “Jadi, itu berarti saya menutup karier panjang saya dengan 10 pembalap top dunia.” “Ini sangat penting bagi saya, itu berarti, dan saya dapat menggunakan hasil ini untuk waktu yang lama karena saya dapat mengatakan dalam balapan terakhir, saya finis di 10 besar,” imbuhnya. Rossi menambahkan bahwa menuju balapan terakhir seolah-olah dirinya sedang berjuang untuk Kejuaraan Dunia.

Akan tetapi, pola pikir tersebut tidak bisa didapatkan juara dunia sembilan kali itu lantaran tekanan yang dialami. “Pertama-tama kami bekerja dengan baik dengan tim saya. Kemarin sejak pagi, motor benar-benar meningkat dari hari Jumat dan saya mulai merasa baik dari FP3,” ujar Rossi. “Hal ini sangat penting. Juga dari Sabtu hingga Minggu kami berkembang, juga Francesco Bagnaia membantu saya untuk tetap berada di 10 besar (di FP3) dan langsung menuju Q2 dan mulai balapan di 10 besar.” “Anda biasanya memulai balapan lain dari luar 10 besar.

Namun, kini saya merasakan motivasi dan konsentrasi seperti jika saya terlibat dalam Kejuaraan Dunia karena ini menjadi balapan terakhir. Ini sangat penting.” “Ini tidak mudah karena sejak Senin saya mendapatkan banyak tekanan, banyak hal yang harus saya lakukan.” “Tetapi bagi saya, yang paling penting adalah mencoba untuk menjadi kompetitif dalam balapan karena saya masih pembalap dan momen itu adalah emosi luar biasa.” “Kini, saya membalap dengan sangat baik, saya tidak pernah membuat kesalahan, dan saya memberikan yang maksimal dari awal sampai akhir,” tuturnya meneruskan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*