Andrea Dovizioso Dan Valentino Rossi Kompak ‘Serang’ Pembalap 18 Tahun Gara-gara Hal Ini

Andrea Dovizioso Dan Valentino Rossi Kompak ‘Serang’ Pembalap 18 Tahun Gara-gara Hal Ini – Pembalap Petronas Yamaha SRT Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi, mengomentari peristiwa yang melibatkan Deniz Oncu. Tempat Moto3 Americas 2021 dikejutkan dengan peristiwa mengerikan. Kejadian tersebut diawali dengan manuver berbahaya yang dilakukan pembalap Red Bull KTM Tech 3, Deniz Oncu. Pembalap muda berusia 18 tahun itu kedapatan memotong jalur Jeremy Alcoba (Indonesia Racing Gresini Moto3). Momen tersebut terjadi di trek lurus antara Tikungan 11 dan 12 Circuit of The Americas (COTA).

Akibat gerakan yang tangkas berbahaya Oncu tersebut, Alcoba terkapar. Dari belakang, Andrea Migno dan Pedro Acosta menghantam Honda NSF250RW milik Jeremy Alcoba. Migno dan Acosta pun terpelanting ke udara dengan keras. Beruntung ketiga pembalap tidak mengalami cedera serius dan masih mampu berjalan ke sisi lintasan. Peristiwa tersebut pun memaksa arah balapan mengibarkan bendera merah (red flaf) untuk kedua kalinya. Sebelumnya, bendera merah dikibarkan setelah kecelakaan yang dialami Filip Salac. Akibat kejadian mengerikan tersebut, Deniz Oncu diberi sanksi tegas dengan tak diperbolehkan bertanding di dua seri selanjutnya.

Pengendara asal Turki itu dipastikan tidak akan mentas di Moto3 Emilia Romagna dan Moto3 Algarve. “Pada 3 Oktober pukul 11:46 saat balapan Moto3 bagian kedua digelar di GP Amerika, Deniz Oncu terbukti menyebabkan kecelakaan setelah memotong jalur pembalap lain di trek lurus antara T11 dan T12,” demikian pernyataan resmi steward FIM. “Ini bertentangan dengan instruksi yang sudah kami berikan kepada seluruh tim terkait gaya balap yang bisa membahayakan pembalap lain. Oncu melanggar Pasal 1.2.1.2 Regulasi Grand Prix FIM.

“Karena menyebabkan insiden sangat serius, Panel Steward FIM MotoGP menjatuhkan hukuman tidak boleh turun di GP Emilia Romagna 2021 (di Misano) dan GP Algarve 2021 (di Portimao).” Di sisi lain, peristiwa yang dialami Deniz Oncu menyita perhatian banyak pihak tak terkecuali Andrea Dovizioso. Pembalap baru Petronas Yamaha SRT itu merasa geram dengan aksi yang dilakukan Deniz Oncu. Dovi bahkan sempat menyemprot Oncu sebagai pembalap yang tak menghargai nyawa orang lain. “Saya tidak merasa masalah utamanya ada pada lima putaran tersisa, tapi para pembalap muda ini harus memahami bagaimana balapan dengan aman,” kata Dovizioso, dikutip dari GPOne.com.

“Anda tidak akan menjadi juara dunia dengan melakukan manuver agresif. Jadi, Anda tidak mendapatkan apa-apa dan mereka yang berperilaku seperti ini tidak mengerti apa pun tentang olahraga ini. “Saya tidak mengatakan Anda tidak boleh agresif, tapi ada batasannya dan dalam hal apa pun dengan perilaku seperti ini Anda tidak memenangi gelar, atau setidaknya dalam pertarungan.” Hal senada juga dilontarkan rekan setim Andrea Dovizioso, Valentino Rossi. Pria berusia 42 tahun itu menilai keputusan arah balapan menjatuhkan sanksi untuk Deniz Oncu sudah tepat.

“Saya tidak ingin membicarakan tentang Oncu atau pembalap lain. Namun, bagi saya keputusan untuk memberi hukuman sangat tepat,” kata Rossi. “Mereka harus melakukan sesuatu. Minimal dia harus didiskualifikasi dari dua balapan, karena mereka melakukan sesuatu yang serius. Situasinya benar-benar di luar kendali. “Bagi saya, arah balapan juga membuat kesalahan karena membuat Moto3 mengulang kembali saat balapan menyisakan lima putaran, dan itu lima putaran paling berbahaya,” lanjut dia. “Tapi terlepas dari itu, pergerakan Oncu di sektor trek lurus ketika dia tahu ada pembalap lain di sisinya dan memotong jalurnya. Itu berpotensi kecelakaan fatal. Saya sangat takut,” pungkas The Doctor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*