Putus Puasa Podium di MotoGP, Alex Rins Tak Lagi Takut Disabotase Dirinya Sendiri

Putus Puasa Podium di MotoGP, Alex Rins Tak Lagi Takut Disabotase Dirinya Sendiri – Hasil podium pada MotoGP Inggris membebaskan pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, dari masalah yang selama ini menghantuinya. Kualitas Alex Rins sebagai salah satu pembalap paling cepat di MotoGP tidak perlu diragukan dengan beberapa torehan kemenangan. Hanya saja, kelebihan Alex Rins beberapa kali tertutupi oleh kesalahan yang dilakukannya sendiri. Musim lalu Rins bisa saja mengakhiri kejuaraan di atas peringkat tiga jika tidak terjatuh dua kali ketika sedang bersaing di depan.

Musim ini pun Rins seharusnya tidak keluar dari persaingan perburuan gelar juara lebih cepat andaikan tidak merusak kesempatannya sendiri. Rins berkali-kali mengalami kecelakaan yang tidak perlu pada paruh musim pertama. Kecelakaan pertama dialami Rins saat mengejar Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) untuk posisi terdepan pada balapan seri ketiga MotoGP Portugal. Situasi Rins tidak menjadi lebih baik sesudahnya. Sebab, ia tiga kali gagal finis dalam empat seri dan berada di posisi buncit pada balapan lain.

Kesialan Rins tidak berhenti sampai di situ, malahan dia terlibat dalam kecelakaan yang lebih konyol lagi. Akibat menggunakan handphone saat bersepeda di Sirkuit Catalunya menjelang akhir minggu lomba, Rins menabrak mobil van hingga mengalami cedera patah tulang. Rins pun tertahan di peringkat ke-14 penentuan pada paruh musim pertama, jauh dari kondisi ideal tentunya untuk terlibat dalam perburuan gelar. Waktu berhenti paruh musim pun dimanfaatkan Rins untuk menyetel pikirannya kembali. Hasil apik yang dinanti akhirnya tiba pada balapan ketiga setelah waktu berhenti.

Mulai dari posisi ke-10 pada balapan bertajuk British Grand Prix, Rins secara perlahan mampu memperbaiki posisinya hingga berada di peringkat dua. Rins sebenarnya berharap bisa mengejar Quartararo di depan. Namun, kali ini dia lebih mementingkan hasil daripada mengambil risiko tidak perlu. Berbicara setelah lomba, Rins bersyukur bisa kembali naik ke atas podium lagi. Kebahagiaan Rins makin besar setelah kesulitan yang dialaminya sepanjang musim ini. “Kami membawa keluar Rins versi 2019,” kata Rins, yang memenangi MotoGP Inggris musim 2019, dilansir dari Motorsport.

“Saya sangat senang karena kami tidak mengalami momen yang menyenangkan sejak awal musim.” “Kami mengalami banyak peristiwa di posisi depan.” “Setelah waktu berhenti kami memulai lagi dari nol. Kami tampil habis-habisan di Austria tetapi sirkuitnya tidak menguntungkan saya.” Rins sadar peluangnya lebih baik pada seri MotoGP Inggris karena karakter sirkuit yang mengalir dan kemenangannya pada 2019. Berada di posisi yang menguntungkan tidak membuat Rins lega. Dia was-was karena masalahnya lebih rentan terjadi pada situasi seperti ini.

“Pada hari Sabtu saya berbicara dengan tim dan kami menyadari bahwa saya harus menikmati lombanya dan tidak takut,” ujar Rins. “Mungkin takut bukan kata yang tepat, kami khawatir terjatuh dan gagal, sekarang saya sudah melupakannya dan kami mengejar hasil bagus,” sambungnya. Rins boleh berharap banyak untuk melanjutkan tren positif pada balapan berikutnya.

MotoGP 2021 akan dilanjutkan dengan seri balap ke-13 MotoGP Aragon yang berlangsung pada tanggal 12 September mendatang. Musim lalu kemenangan satu-satunya Rins terjadi pada balapan di Motorland Aragon itu. Akankah Rins terbebas dari kebiasaan buruk mensabotase balapannya sendiri? Kita tunggu saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*