Vaksinasi Virus Covid-19 Warga DKI 18+ Pakai 2 Vaksin Covid-19

Vaksinasi Virus Covid-19 Warga DKI 18+ Pakai 2 Vaksin Covid-19 РWarga DKI Jakarta yang berusia 18 tahun ke atas diharapkan tidak melewatkan kesempatan melaksanakan vaksinasi virus Covid-19. Terlebih setelah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyetujui vaksinasi virus Covid-19 untuk populasi berumur lebih dari 18 tahun di DKI Jakarta, melalui Surat Edaran Kemenkes Nomor SR.02.04/II/1496/2021. SE tersebut berisi tanggapan atas permohonan persetujuan pelaksanaan vaksinasi virus Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta.

Untuk pelaksanaan vaksinasi tahap III di DKI Jakarta, dr Siti Nadia Tarmizi Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, mengatakan, akan menggunakan dua jenis vaksin virus Covid-19. “Awal ini pakai AZ (vaksin AstraZeneca), nanti terus pakai Sinovac,” kata Nadia saat dihubungi Health Liputan6.com melalui pesan singkat pada hari Rabu tgl 9 Juni 2021. Bila muncul keraguan untuk vaksinasi virus Covid-19 lantaran menggunakan vaksin AstraZeneca, Nadia, mengingatkan,”Semua vaksin sama baiknya.”.

Kemenkes Setujui Penduduk DKI Jakarta Berusia 18 Tahun ke Atas Vaksinasi COVID-19

Dalam SE Kemenkes tersebut, dinyatakan bahwa berdasarkan data yang masuk ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia hingga Minggu tgl 6 Juni 2021, jumlah positif virus Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta sebesar 435.135 kasus (bertambah 1.019), dengan kasus aktif sebanyak 11.516 (2,6 persen), dan kematian sebanyak 7.438 kasus (bertambah 15 orang), di mana 35 persen kasus positif aktif dengan gejala sedang sampai dengan kritis membutuhkan perawatan rumah sakit. “Persentase kasus positif di Provinsi DKI Jakarta selama satu minggu terakhir sebesar 7,62persen (lebih dari 5 persen). Hal ini menunjukkan bahwa transmisi penularan penyakit di Provinsi DKI Jakarta masih cukup tinggi,” tulis pernyataan tersebut.

Alasan kedua, pelaksaan vaksinasi virus Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta sudah memasuki tahap ke-3 dengan sasaran masyarakat rentan. Namun, pelaksanaannya masih terbatas yaitu hanya pada sasaran yang tinggal di kawasan pemukiman kumuh saja. Alasan ketiga, provinsi DKI Jakarta merupakan Ibu Kota negara dimana menjadi pusat pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga penting untuk segera menekan dan mengendalikan kasus virus Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta, salah satunya dengan mencapai herd-immunity melalui pelaksanaan vaksinasi virus Covid-19 dengan cakupan tinggi dan merata.

“Mempertimbangkan hal tersebut di atas, maka Provinsi DKI Jakarta dapat memperluas sasaran vaksinasi virus Covid-19 pada penduduk yang berusia 18 tahun ke atas, dengan tetap memprioritaskan pemberian vaksinasi kepada lembaga kesehatan dan tenaga penunjang yang bekerja di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, kelompok lanjut usia, petugas pelayanan publik dan kelompok masyarakat rentan (masyarakat di daerah kumuh), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan pra lansia yang belum mendapatkan vaksinasi, maupun belum lengkap vaksinasinya, implementasi dan strategi dari percepatan pelaksanaan vaksinasi disesuaikan dengan kebijakan yang berlaku di Provinsi DKI Jakarta.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*