Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP, Andrea Dovizioso: Lebih Dari Seorang Juara

Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP, Andrea Dovizioso: Lebih Dari Seorang Juara – Andrea Dovizioso pembalap Petronas Yamaha SRT, mengatakan rekan satu timnya, Valentino Rossi, merupakan pengendara yang melebihi dari seorang juara. Berkarier selama lebih kurang dari 25 tahun, Valentino Rossi akhirnya sampai di pengujung kariernya. Pembalap berjulukan The Doctor sebentar lagi akan pensiun setelah keputusannya tersebut diumumkan sebelum paruh kedua MotoGP 2021 dimulai. Kepergian Valentino Rossi jelas menjadi kehilangan besar bagi dunia balap motor terutama MotoGP.

Pasalnya, di masa lalu kompetisi balap motor nomor satu ini kalah tenar dari balapan Formula 1. Karena Rossi, MotoGP kini mencapai level popularitas yang berbeda. Sebelum Valentino Rossi meninggalkan MotoGP, Andrea Dovizioso berkesempatan tampil sebagai rekan satu timnya. Sebagai rekan satu tim, Dovizioso menganggap Rossi lebih dari seorang juara karena akan sulit mencari penggantinya di MotoGP. Jadi, Dovizioso merasa terhormat bisa mendapatkan kesempatan untuk tampil sebagai rekan satu tim Valentino Rossi. “Jadi rekan satu tim Valentino merupakan sesuatu yang spesial,” kata Andrea Dovizioso dikutip Juara.net dari Tuttomotoriweb.it.

“Sangat spesial untuk tampil dengannya, bukan hanya karena dia memenangi banyak gelar juara dunia. Tetapi, semua orang tahu, dia sosok yang memiliki kepribadian yang spesial.” “Dia bukan sekadar seorang juara. Dia kharismatik dan sangat spesial. Saya senang bisa menjadi rekan setimnya untuk lima balapan.” “Dalam hal kecepatan, saya tidak bisa menandingi waktu terbaiknya.” “Sekarang saya mengawali semua dari dasar di Yamaha, jadi sangat jelas kami tidak akan bertarung untuk gelar juara dunia, kemenangan, atau podium.”

“Sangat sulit untuk bisa menemukan sesuatu yang sama seperti berhubungan dengan Valentino Rossi,” ucap Andrea Dovizioso. Dovizioso sendiri menerima pinangan Petronas Yamaha SRT setelah Franco Morbidelli promosi ke tim pabrikan untuk menggantikan Maverick Vinales. Kepergian Maverick Vinales jadi kesempatan bagi Dovizioso menghidupkan kembali hasratnya untuk menjadi juara dunia MotoGP. Namun, pembalap asal Italia ini juga sadar diri bahwa dia harus kembali beradaptasi dengan motor setelah sebelumnya vakum dan mengakhiri musim 2020 dengan cara yang buruk.

Apalagi, kali ini Dovizioso tidak lagi bersama Ducati dan harus beradaptasi dengan motor Yamaha yang sudah lama tak dirasakannya sejak memperkuat Tech3 Yamaha pada 2012. Maka dari itu untuk bisa mempercepat proses adaptasi dengan Yamaha, Andrea Dovizioso tidak akan mengubah susunan tim yang dimilikinya saat ini. “Saya mengakhiri musim 2020 dengan cara yang sangat buruk. Jika Anda bisa sedikit menjauh dari kejuaraan, itu bisa sangat berguna, terutama setelah 20 tahun tanpa istirahat dari dunia balap,” Dovi melanjutkan.

“Kemudian jika memiliki hasrat lain, Anda bisa tiba-tiba melakukan aktivitas itu.” “Saya melakukannya dengan benar dan itulah kenapa saya merasa baik dengan akhir minggu tanpa adanya balapan.” “Tim teknis saya di musim ini tidak akan ada perubahan untuk tahun depan.” “Jadi Ramon (Forcada) dan lainnya akan terus berada di sisi saya di garasi. Semua orang memujinya ketika saya bertanya mengenai dia sebelum kembali.” “Dia adalah seorang insinyur kelas atas. Dia memiliki segudang pengalaman luar biasa dengan Yamaha, jadi lebih mudah bagi saya untuk bergabung dengan tim di tengah musim,” pungkas Andrea Dovizioso.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*