Penggali Kuburan Muslim di India Tak Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Penggali Kuburan Muslim di India Tak Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19 – Ramadhan kali ini merupakan masa yang melelahkan bagi sejumlah Muslim penggali kubur di Mumbai, India. Mereka bekerja nyaris tanpa henti, dari pagi hingga malam, memenuhi tingginya permintaan kuburan, menyusul melonjaknya kasus virus corona di negara itu. Karena kewalahan, mereka pun mengabaikan protokol kesehatan. Di masa pandemi Covid-19, protokol kesehatan boleh jadi merupakan sesuatu yang tidak bisa diabaikan, setidaknya di banyak negara maju di dunia. Namun, tidak demikian halnya di India, khususnya di pekuburan Muslim di Mumbai, demikian dikutip dari laman VOA Indonesia, Jumat tgl 30 Apr 2021.

Banyak penggali kubur di kota itu tidak lagi mengenakan alat pelindung diri (APD) saat menjalankan pekerjaan mereka. Menggali tanah tanpa APD mungkin masih bisa dipahami, tapi mengusung jenazah dan kemudian menguburkannya tanpa APD, sungguh di luar kebiasaan. Sayyed Munir Kamruddin adalah satu di antaranya. Pria berusia 52 tahun itu kini menolak menggunakan APD. “Awalnya, sekitar dua atau tiga bulan krisis Covid-19 berlangsung, saya mengenakan alat pelindung diri lengkap, termasuk sarung tangan. Tapi kemudian saya memutuskan untuk tidak lagi mengenakannya. Tidak ada efeknya terhadap saya.”

Pria yang telah 25 tahun bekerja sebagai penggali kubur ini memang belum pernah menunjukkan gejala-gejala tertular virus corona, atau jatuh sakit berat akibat virus itu. Teman-teman Kamruddin, yang juga sebagai penggali kubur, mengikuti jejaknya. Mereka menyelesaikan pekerjaan mereka seperti masa-masa dulu, sebelum pandemi merebak. Kamruddin menjelaskan, alasan utamanya mengabaikan protokol kesehatan tidak hanya karena ia tidak takut akan virus corona, tapi juga karena tuntutan kerjanya yang luar biasa tinggi.

Banyak Muslim di India bersikeras bahwa jasad keluarga atau kerabat mereka yang meninggal akibat Covid-19 harus ditangani sesuai ajaran Islam dan dikuburkan. Mereka umumnya menolak mengkremasi jenazah, sebagaimana dilakukan banyak penganut ajaran Hindu. Sesuai ajaran Islam, mereka juga menuntut agar jenazah dikuburkan sesegera mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*