Pujian Selangit Bos Ducati Untuk Dua Pemula Ganasnya Di MotoGP 2021

Pujian Selangit Bos Ducati Untuk Dua Pemula Ganasnya Di MotoGP 2021 – Paolo Ciabatti Bos Ducati, memberikan pujian untuk dua pembalap pemula Ducati di MotoGP 2021, Jorge Martin dan Enea Bastianini. Para pembalap Ducati terbilang tampil cukup menjanjikan sepanjang 15 seri MotoGP 2021. Bagaimana tidak? Lima dari total enam pembalap Ducati paling tidak sudah sekali naik podium sepanjang MotoGP 2021. Menariknya, dua dari lima pembalap Ducati tersebut merupakan pemula di MotoGP. Dua pembalap pemula MotoGP 2021 milik Ducati tersebut ialah Jorge Martin dan Enea Bastianini.

Belakangan, performa mentereng dua pemula ganas MotoGP 2021 tersebut disorot oleh Bos Ducati, Paolo Ciabatti. Melihat aksi mereka berdua, Paolo Ciabatti memberikan pujiannya. Untuk Jorge Martin, Paolo Ciabatti mengaku pembalap MotoGP asal Spanyol itu telah melampaui target dari Ducati. Meski begitu, Paolo Ciabatti juga melihat Jorge Martin masih melakukan kesalahan seorang pemula yang terbilang dapat ditolerir. “Jorge Martin lebih sukses dari yang kami harapkan,” ungkap Ciabatti dilansir Juara.net dari Speedweek. “Dia membuat beberapa kesalahan pemula karena terlalu memaksakan.”

“Tetapi, kami selalu mengatakan padanya bahwa tahun ini adalah tahun untuk belajar.” “Anda juga selalu belajar dari kesalahan,” imbuhnya. Pada akhirnya, Ciabatti memberikan kredit tersendiri dengan kemampuan Martin keluar dari kondisi sulit di MotoGP Portugal lalu. “Kecelakaan seperti yang dialami Jorge di Portimao (Portugal) sungguh buruk karena kejadian itu bisa memberikan hal jelek lainnya.” “Tetapi, dia malah menemukan kondisi terbaiknya dengan cepat. Kami sungguh puas dengan apa yang dia tampilkan,” tutup Ciabatti.

Untuk Enea Bastianini, Ciabatti menyebutnya tampil sangat cepat pada MotoGP San Marino beberapa waktu lalu. Kendati demikian, Ciabatti mengira Enea Bastianini tetap berat untuk menangi balapan MotoGP San Marino karena mulai dari belakang. Namun, andai Enea Bastianini mendapatkan jaringan awal yang lebih baik kala itu, Ciabatti percaya pembalap pemulanya bakal menempel ketat Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo. “Dia punya kecepatan yang bagus,” kata Ciabatti soal aksi Bastianini di MotoGP San Marino.

“Dia sungguh semangat dan konsisten mengambil putaran tercepat di lintasan.” “Tetapi, dapatkah ia menang (andai mendapatkan jaringan awal lebih depan)?” “Sulit untuk membayangkan. Tetapi, jika hal itu terjadi, paling tidak ia bakal sangat menempel Pecco (sapaan akrab Francesco Bagnaia) dan Quartararo,” tutup Ciabatti. Seperti yang sudah diketahui, Bastianini memang tampil heroik di MotoGP San Marino pada tanggal 19 September lalu. Mulai balapan dari posisi ke-12, El Bastia menutup manuvernya sebagai pembalap tercepat ke-3 yang menyentuh garis finis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*